Sunday, July 25, 2021

Seger Ngotok Bersama SPBU Pancor Peduli, Penulis YRAnnisa dan Sekolah Tiga Menit

Selong, Lombok Timur. Perayaan Hari Anak Nasional (HAN) Jumat, 23 Juli 2021 lalu dilaksanakan Komunitas Selong Blogger (Seger) melalui acara Seger Ngotok. Acara ini berlangsung secara live di dua akun sosial media Seger, yakni Instagram dan Facebook. Tiga narasumber mengisi program, yang berlangsung selama satu setengah jam. H. Edwin Hadiwijaya, Owner dari SPBU Pancor Peduli membuka acara. Selanjutnya, penulis muda Lombok, YRAnnisa mengisi dengan materi ‘Motivasi Menulis Di Tengah Pandemi. Narsum ketiga, Marjan dari Sekolah Tiga Menit, menjelaskan program unggulan lembaganya.

Tim Seger bersama Bapak Penanggung Jawab dan Bapak Pembina. Dokpri

Kolaborasi tiga narsum ini, untuk mengajak banyak orang, tetap mendampingi anak-anak selama melalui kondisi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) saat ini. Utamanya, menjaga motivasi mereka, untuk tetap belajar meski daring, juga memanfaatkan secara positif gadget serta fasilitas internet. Dua hal yang kini sangat lekat dengan keseharian anak-anak.

“Sosok Annisa sebagai penulis difabel muda di Lombok, saya harapkan bisa menginspirasi siapa pun. Kondisi dan keterbatasan bukan jadi alasan untuk tidak produktif. Jadi, mari kita patuhi PPKM, namun juga tetap produktif dengan aktivitas keseharian kita, “demikian sebagian dari sambutan H. Edwin Hadiwijaya saat membuka Seger Ngotok.

H. Edwin Hadiwijaya live dari Bakso Beka, Selong. Dokpri

SS Live Instagram Tiga Narsum di Seger Ngotok HAN 2021. Dokpri

Tiba di sharing dari YRAnnisa, ia menceritakan bahwa ia justru makin produktif di tahun ini. Jika buku pertamanya, ‘A Light By You’ yang mulai ditulis sejak tahun 2018, merupakan kreasi dari dua ribuan kata per hari. Maka, di tahun ini, ia terbiasa menulis sampai enam ribuan kata per hari, karena sedang menyelesaikan proyek tiga buku baru.

“Buku pertama dulu saya selesaikan dengan mengetik di HP. Tahun ini memang sudah ada laptop, tapi saya lebih nyaman menulis di HP,” urai Nissa saat menjawab pertanyaan peserta live, tentang proses kreatif menulisnya.

YRAnnisa didampingi paman dan ibundanya. Dokpri

Narsum ketiga, Marjan Founder Sekolah Tiga Menit, menceritakan tentang lembaganya dan beberapa program yang sedang berjalan. Salah satunya, program bernama unik. Yakni, Selingkung. Program ini ternyata kepanjangan dari ‘Selamatkan Lingkungan Hidup’. Dimana, sebagian dari program ini, mendaur ulang limbah pertanian dan peternakan menjadi produk-produk bermanfaat. Misal, kotoran ternak, disulap menjadi Pupuk Raos (Rabok Organik Super). Pupuk yang kemudian menghasilkan sayur Selingkuh. 

Foto bareng Tim Seger dan keluarga YRAnnisa. Dokpri

Founder Seger, Muslifa Aseani, yang menjadi host Seger Ngotok memberikan apresiasi tinggi pada tiga narsum yang telah hadir. Ke depan, tema-tema khusus program live ini, ditargetkan sesuai dengan unsur pentahelix yang mendasari program-program utama Seger. Diantaranya, Sosial Kemanusiaan, UMKM/Ekraf, Pariwisata serta Pemberdayaan Perempuan umumnya

Share this

18 Responses to "Seger Ngotok Bersama SPBU Pancor Peduli, Penulis YRAnnisa dan Sekolah Tiga Menit"

  1. Mbaaa...ngotok tuh apaan sii? hehe..penasaran.. Selamat ya mba, acara SeGer nya sukses. Insya Allah banyak bermanfaat bagi pesertanya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mbak Tanti.
      Ngotok kii artine 'ngobrol' mbak.
      Kebeneran Seger ini lahir di kampung kelahiran, jadi mulai mengenalkan beberapa istilah umum.
      Salah satunya ya 'ngotok' ini.

      Delete
  2. Aku penasaran arti kata Ngotok apa sih Bunsal? Bunsal ini istimewa, kayanya nggak pernah berhenti gerak, ada saja aktivitas positifnya. Inspiring!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tampiasih Mbak Marita.
      Ya berkat positive vibes di WAG Gandjel Rel juga mbak ^^
      Alhamdulillah

      Delete
  3. Wooow hebat euy bisa nulis ribuan kata perhari. Malah lebih sering lewat HP ya. Keren banget nih, memanfaatkan gadget yg ada untuk produktif.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Banget mbak Lulu.
      Belum habis-habis terkejutnya dengan produktivas Dik Nissa ini.

      Semacam kalau ada rezeki lebih, bakal kudu punya bukunya buat jadi koleksi.

      Delete
  4. Aku juga penasaran sama kosakata ngotok ntar Ditambahin ya mbak artinya apa. Kalo aku sih ga bisa deh mulis di hp bakalan typo beraaat

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sudah mbak dosen, di replyan komennya Mbak Tanti ^^

      Kalau aku, kepaksanya di hp sudah mampu minim typo.
      Tappiii, sering lupa pasang foto.
      Wkwkwkwk

      Delete
  5. Wow betul-betul produktif ya...
    Mana nulisnya pakai HP keren banget...jangan kalah lah kita ini yang dikasih banyak anugerah...

    ReplyDelete
  6. Aku yo penasaran sama kosa kata ngotok, haha. Keren ah Bunsal, aktivitasnya byk memberdayakan. Keep up and going BUnsal

    ReplyDelete
  7. Seru banget siii... Ya ampun pengen join pankapan.. semangat bunn

    ReplyDelete
  8. Ngotok itu artinya apa, kepo deh jadinya. Kayaknya di atas belum disebutkan ya, udah scroll dan belum nemu makna Ngotok.
    Btw, kolaborasi tiga narasumber dengan kelebihan masing-masing untuk sharing jadi inspirasi masyarakat ya. Itu peserta nya dari mana aja, mbak? Keren ih Annisa, menulis calon tiga buku dari hape aja. Luar biasa semangatnya, semoga lancar yaa

    ReplyDelete
  9. Inspiratif sekali, Dek Annisa, Masih muda tapi sangat produktif bahkan sehari nulis sampai 6ribu kata. wow!

    Di situ komunitas bloggernya aktif semua, ya Mbak. keren!

    btw aku juga penasaran, "Ngotok" itu apa :D

    ReplyDelete
  10. Sama seperti yang lainnya, aku penasaran juga sama arti kata Ngotok itu apaan? Btw salut euy sama Annisa yang bisa produktif nulis di hape sampai ribuan kata pula. Keren auy...

    ReplyDelete
  11. Keren nih Annisa, semangat menulisnya luar biasa. Jadi sebenarnya kemampuan menulis tak sekadar dari kepemilikan gadget yang memadai ya. Menulis di hape pun bisa asalkan memang ada niat dan semangatnya. Salut deh.

    Semoga Seger dapat terus membawa angin segar dalam dunia literasi ya.

    ReplyDelete
  12. Mbak YR Anisa ini produktif banget ya mbak, kadang nulis 500 kata sehari aja sulit. Eh, mba Anisa sanggup hingga 6000 kata..masyaAllah..

    ReplyDelete
  13. Keren ya buat narsumnya yang kece dan semoga program-program utama Segersukses dan terus bermanfaat.

    ReplyDelete
  14. Masya Allah, seneng ya mbak kalo punya circle orang hebat yg produktif gini

    ReplyDelete