Thursday, November 11, 2021

SMK Islam Yasnuhu Terima Bantuan Microbus

SMK Islam Yasnuhu Terima Bantuan Microbus

Selongblogger.com-Tujuh SMK di Provinsi Nusa Tenggara Barat menerima bantuan Microbus. Salah satu dari ketujuh penerima tersebut adalah SMK Islam Yasnuhu Pringgabaya Kabupaten Lombok Timur. Bantuan ini bersumber dari APBD DAK Revitalisasi SMK tahun 2021.

Selasa (09/11/2021), Kepala SMK Islam Yasnuhu Pringgabaya, M. Husni Mubarak, QH., M. Pd yang didampingi oleh Wakil Kepala Sekolah Bagian Kurikulum dan Kesiswaan menerima Bantuan Microbus yang diserahkan oleh pihak CV Kana Komputindo selaku pihak Distributor/Pelaksana Pekerjaan. Serah terima bantuan ini dilaksanakan di halaman SMK Islam Yasnuhu Pringgabaya pada pukul 11.30 wita.

Husni Mubarak menerangkan bahwa Bantuan Microbus ini merupakan bantuan yang diberikan kepada Program Studi Usaha Perjalanan Wisata SMK Islam Yasnuhu. Dan SMK yang dikelolanya adalah satu-satunya SMK di Lombok Timur yang menerima bantuan tersebut.

"Bantuan ini bersumber dari APBD DAK Revitalisasi SMK tahun 2021 yang ditujukan kepada Program Studi Usaha Perjalanan Wisata SMK Islam Yasnuhu. Microbus jenis Toyota yang kami terima ini bernilai Rp. 630.000.000,- dengan pajak senilai Rp. 63.000.000,- sehingga total nilai bantuan ini adalah Rp. 693.000.000,-", jelas-nya.

"Microbus ini akan kami jadikan penunjang kegiatan pembelajaran Program Studi Usaha Perjalanan Wisata pada khususnya dan peningkatan usaha sekolah dengan membuka dan mengembangkan usaha Biro Perjalanan Wisata pada umumnya", tegas Husni Mubarak.  Pada kesempatan yang sama, Abdul Manan, S. PdI selaku Wakil Kepala Sekolah bagian Kesiswaan mengungkapkan, "kami sangat berterimakasih kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB atas bantuan yang telah diberikan kepada sekolah kami".

"Kami akan memanfaatkan bantuan ini dengan sebaik mungkin guna meningkatkan life skill dan kompetensi peserta didik prodi UPW pada khususnya", ujar Abdul Manan.

Ia berharap Pemerintah Provinsi NTB melalui Dikbud NTB dan pihak terkait untuk terus memberikan perhatian dan mengujurkan bantuan kepada SMK Islam Yasnuhu agar kualitas penyelenggaraan pendidikan yang dilaksanakan di sekolahnya semakin meningkat dan tamatannya betul-betul siap kerja dalam dunia usaha dan industri.(Ssa)

Monday, November 1, 2021

Enam Kelompok Masyarakat Lotim Terima Bantuan Roda Tiga Dari Dinsos NTB

Enam Kelompok Masyarakat Lotim Terima Bantuan Roda Tiga Dari Dinsos NTB


Selongblogger.com - Enam Kelompok Masyarakat Lombok Timur yang aktif melaksanakan kegiatan sosial menerima bantuan kendaraan roda tiga yang bersumber dari APBD Tahun 2021 Dinas Sosial Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Bantuan ini disalurkan melalui HM. Edwin Hadiwijaya, Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat dari Partai Bulan Bintang yang diserahterimakan di kediamannya yang berlokasi di Lingkungan Dayan Masjid Kelurahan Pancor Kecamatan Selong pada Minggu (31/10).

Enam kelompok penerima bantuan tersebut, masing-masing Pemuda Bina Insani (Kelompok Masyarakat Desa Dasan Lekong) yang diketuai Zainal Abidin, Kelompok Usaha Bersama Berkat Dusun Kokok Daya Desa Teros yang diketuai Syarifudin, Kelompok Masyarakat Lingkungan Bagek Longgek Barat Kelurahan Rakam yang diketuai Khaerul Akbar, Kelompok P3GR Desa Pringgasela Selatan yang diketuai Khaerul Anwar, Kelompok Taruna Bakti Lingkungan Timba Borok Kelurahan Tanjung yang diketuai Taufik Syahrial Efendi dan Kelompok Masyarakat Moyot Desa Moyot yang diketuai Junaidi Hadi.

Usai serah terima, Khaeril Anwar beserta penerima lainnya menyampaikan ungkapan terimakasih kepada Bapak Haji Edwin yang telah menyalurkan bantuan Dinas Sosial Provinsi NTB tersebut kepada mereka.

"Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Pringgasela Selatan pada khusunya dan masyarakat Kecamatan Pringgasela pada umumnya", ungkap Khaeril Anwar selaku Ketua
P3GR.

Ungkapan trimakasih serta harapan yang sama juga disampaikan oleh Muhammad Sarwaini, perwakilan dari Kelompok Masyarakat Lingkungan Bagik Longgek Barat.

Selaku penyalur bantuan tersebut, Haji Edwin mengharapkan  supaya kelompok-kelompok yang sudah menerima bantuan ini semakin giat melaksanakan kegiatan sosial di lingkungan mereka masing-masing.

"Kami sangat berharap supaya bantuan yang kami salurkan ini dapat digunakan dengan sebaik mungkin untuk kepentingan masyarakat dan kelompok penerima semakin giat untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan sosial guna meringankan beban masyarakat sekitarnya", harap Anggota DPRD Provinsi NTB dari Partai Bulan Bintang itu.

Ia juga menekankan kepada para penerima supaya senantiasa menjaga dan memelihara barang yang diterimanya itu dengan sebaik mungkin agar dapat digunakan menebar manfaat dalam waktu yang lama.       (Ssa)                                                                                                                                                                                                        

Sunday, October 17, 2021

Penyerahan Bantuan Aqua Tower Dari Planet Water Foundation Bersama Sponsor dari COLUMBIA SPORTSWEAR Dan SPBU Pancor Peduli Sebagai Mitra Lokal di Lombok Timur

Penyerahan Bantuan Aqua Tower Dari Planet Water Foundation Bersama Sponsor dari COLUMBIA SPORTSWEAR Dan SPBU Pancor Peduli Sebagai Mitra Lokal di Lombok Timur


 Selongblogger.com- SPBU Pancor Peduli bersama Columbia Sportswear dan sponsor lainnya menyerahkan bantuan Aqua tower dari Planet Water Foundation (PWF) kepada Sekolah Dasar Negeri 03 Kesik, Kecamatan Masbagik, Sabtu 9 Oktober 2021.

Sebelumnya, penerima bantuan baik sekolah maupun pondok pesantren diminta untuk melaksanakan program Wash Campaign di lingkungan sekolah bagi guru dan siswa. Pelaksanaan Program selanjutnya dilaporkan kepada PWF sebagai bahan penilaian yang akan menentukan sekolah/ponpes tersebut dinyatakan layak untuk menerima bantuan Aqua tower.

“Bantuan Aqua tower senilai 20.000 US$ ini jangan hanya dilihat nilainya saja tapi ada nilai yang jauh lebih besar bahkan tidak ternilai, yaitu nilai edukasi yang ditanamkan kepada siswa didik oleh bapak dan ibu guru melalui sarana Aqua tower ini untuk hidup sehat dan selalu menjaga kebersihan,” ungkap Edwin Hadiwijaya, Selaku Owner SPBU Pancor Peduli.

Lebih lanjut Edwin menjelaskan, bahwa PWF tidak menyediakan bantuan untuk ketersediaan air, seperti pengeboran dan pembuatan sumur, akan tetapi memberikan bantuan berupa peralatan filter air dalam bentuk tower yang berfungsi mengubah air biasa menjadi air layak konsumsi atau langsung dapat diminum. (Ssa)

Monday, September 27, 2021

Kopi Waktu , Racikan Khas Kotaraja

Kopi Waktu , Racikan Khas Kotaraja


 Selongblogger.com-Para penggemar kopi sepertinya harus mencoba racikan kopi produksi UKM Bunda Maya di Desa Kotaraja, Kecamatan Sikur, Lombok Timur. Kopi ini diolah secara manual dan tradisional hingga melahirkan aroma dan rasa khas Desa Kotaraja, dimana saat menikmatinya akan memberikan sensasi yang berbeda, jika dibandingkan dengan racikaan kopi lainnya.

Berbahan biji kopi lokal dengan butiran yang kecil atau dikenal dengan kopi nunggal, merupakan jenis yang sama dengan kopi yang dihasilkan oleh salah satu desa wisata ternama di Lombok Timur yang saat ini mengikuti ajang ‘’Best Tourist Village UNWTO 2021’’ yaitu desa Tetebatu.

Terinspirasi oleh pepatah inggris “time is money” yang mengingatkan tentang pentingnya waktu, pengelola UKM Bunda Maya memberikan nama produk kopi kemasannya dengan “Kopi Waktu”.

Kopi waktu termasuk dalam kopi yang berjenis Robusta yang di mana Beliau dapatkan dari petani kopi yg berasal dari wilayah kotaraja dan tetebatu.

“Kopi Waktu, spesial kopi rakyat, karena harganya terjangkau dan citarasanya yang khas berbeda dari kopi-kopi yang lain.” Ungkap Hj. Marianingsih, pemilik UKM Bunda Maya yang sekaligus sebagai Penasihat Selong Blogger Community, pada Sabtu 25 September 2021 di rumahnya.

Kopi Waktu, dikemas dalam berbagai ukuran, dengan slogan ‘’Kopi Waktu, Waktunya Ngopi’’, agar lebih mudah diingat oleh para penikmat kopi. (Ssa)


Wednesday, August 18, 2021

Perayaan Kemerdekaan RI ke76 Chilli House di Gili Trawangan

Perayaan Kemerdekaan RI ke76 Chilli House di Gili Trawangan
Di masa pandemik yang menyebabkan banyak sekali kelumpuhan dalam berbagai sektor, Indonesia mendapati hari kemerdekaannya yang ke 76. Ini adalah sebuah momentum dimana tidak hanya memperingati hari kemerdekaan Indonesia, namun juga bagaimana kita memaknainya sebagai hari dimana bangsa Indonesia bebas dari semua belenggu, baik dalah hal ekonomi, kebebesan berekpresi, pendidikan dan lainnya. Hari besar ini dirayakan oleh semua kalangan, tidak terkecuali oleh Chili House.



Chili House sebagai salah satu penggerak pendidikan di gili sangat antusias dalam menyambut kemerdekaan RI ini. Acara dimulai tepat pada pukul 08.00 dimana acara dimulai dengan upacara bendera. Upacara ini dihadiri dari berbagai kalangan, baik dari anak-anak bimbingan Chili House, Polsek Pemenang, BEM Hukum UNRAM, LSM Amati, warga setempat dan yang tidak mau ketinggalan adalah warga asing yang tidak kalah antusias untuk ikut bergabung dalam merayakan Kemerdekaan Indonesia ini.

Antusiasme mereka bertambah ketika mengetahui bahwa anak-anak mereka terlibat sebagai petugas upacara. Pelaksanaan upacara berlangsung khidmat dibubuhi oleh kelucuan tingkah anak-anak yang ikut serta menjadi petugas upacara. Selesai melakukan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai game yang telah disediakan oleh panitia.

Lomba tarik tambang merupakan pembuka dari berbagai jejeran game yang telah disiapkan. Tarik tambang ini tidak hanya sebagai ajang seru-seruan, namun juga sebagai ajang untuk memupuk kerjasama tim. Setelah itu, lomba dilanjutkan dengan lomba makan, lomba mewarnai, lomba make up, kupas bawang dan masih banyak lagi.



Di sela-sela keseruan lomba, Chili House juga tidak lupa untuk berbagi sembako dengan masyarakat yang membutuhkan. Pembagian sembako dilakukan oleh anak-anak yang mendatangi rumah dari masing-masing penerima bantuan secara langsung, selebihnya masyarakat telah dibagikan voucher yang nantinya dapat ditukarkan langsung di Chili House dengan paket sembako.

Total dari warga yang menerima bantuan sembako sebanyak 208 kepala keluarga dari total 7 RT yang berada di Gili Trawangan. Tidak hanya di Gili Trawangan, sebagian sembako juga dibagikan kepada beberapa lansia di Kabupaten Lombok Utara.

Acara yang begitu besar dan meriah dapat terlaksana dari Chili House berkat bantuan dari berbagai kalangan. Kami sangat berterimakasih kepada Polsek Pemenang, Dewerstone, Villa Nero, Cats of Gili, My happy place, Hourses of Gili, Gili Mo serta warga asing yang telah banyak membantu terwujudnya acara ini. Tanpa bantuan dan donasi dari mereka, acara besar ini tidak akan dapat terlaksana sebaik hari ini.


Semoga kita akan terus diberikan kemampuan untuk dapat menyelenggarakan acara-acara besar selanjutnya.

*Support Post for Chili House

Sunday, July 25, 2021

Seger Ngotok Bersama SPBU Pancor Peduli, Penulis YRAnnisa dan Sekolah Tiga Menit

Seger Ngotok Bersama SPBU Pancor Peduli, Penulis YRAnnisa dan Sekolah Tiga Menit
Selong, Lombok Timur. Perayaan Hari Anak Nasional (HAN) Jumat, 23 Juli 2021 lalu dilaksanakan Komunitas Selong Blogger (Seger) melalui acara Seger Ngotok. Acara ini berlangsung secara live di dua akun sosial media Seger, yakni Instagram dan Facebook. Tiga narasumber mengisi program, yang berlangsung selama satu setengah jam. H. Edwin Hadiwijaya, Owner dari SPBU Pancor Peduli membuka acara. Selanjutnya, penulis muda Lombok, YRAnnisa mengisi dengan materi ‘Motivasi Menulis Di Tengah Pandemi. Narsum ketiga, Marjan dari Sekolah Tiga Menit, menjelaskan program unggulan lembaganya.

Tim Seger bersama Bapak Penanggung Jawab dan Bapak Pembina. Dokpri

Kolaborasi tiga narsum ini, untuk mengajak banyak orang, tetap mendampingi anak-anak selama melalui kondisi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) saat ini. Utamanya, menjaga motivasi mereka, untuk tetap belajar meski daring, juga memanfaatkan secara positif gadget serta fasilitas internet. Dua hal yang kini sangat lekat dengan keseharian anak-anak.

“Sosok Annisa sebagai penulis difabel muda di Lombok, saya harapkan bisa menginspirasi siapa pun. Kondisi dan keterbatasan bukan jadi alasan untuk tidak produktif. Jadi, mari kita patuhi PPKM, namun juga tetap produktif dengan aktivitas keseharian kita, “demikian sebagian dari sambutan H. Edwin Hadiwijaya saat membuka Seger Ngotok.

H. Edwin Hadiwijaya live dari Bakso Beka, Selong. Dokpri

SS Live Instagram Tiga Narsum di Seger Ngotok HAN 2021. Dokpri

Tiba di sharing dari YRAnnisa, ia menceritakan bahwa ia justru makin produktif di tahun ini. Jika buku pertamanya, ‘A Light By You’ yang mulai ditulis sejak tahun 2018, merupakan kreasi dari dua ribuan kata per hari. Maka, di tahun ini, ia terbiasa menulis sampai enam ribuan kata per hari, karena sedang menyelesaikan proyek tiga buku baru.

“Buku pertama dulu saya selesaikan dengan mengetik di HP. Tahun ini memang sudah ada laptop, tapi saya lebih nyaman menulis di HP,” urai Nissa saat menjawab pertanyaan peserta live, tentang proses kreatif menulisnya.

YRAnnisa didampingi paman dan ibundanya. Dokpri

Narsum ketiga, Marjan Founder Sekolah Tiga Menit, menceritakan tentang lembaganya dan beberapa program yang sedang berjalan. Salah satunya, program bernama unik. Yakni, Selingkung. Program ini ternyata kepanjangan dari ‘Selamatkan Lingkungan Hidup’. Dimana, sebagian dari program ini, mendaur ulang limbah pertanian dan peternakan menjadi produk-produk bermanfaat. Misal, kotoran ternak, disulap menjadi Pupuk Raos (Rabok Organik Super). Pupuk yang kemudian menghasilkan sayur Selingkuh. 

Foto bareng Tim Seger dan keluarga YRAnnisa. Dokpri

Founder Seger, Muslifa Aseani, yang menjadi host Seger Ngotok memberikan apresiasi tinggi pada tiga narsum yang telah hadir. Ke depan, tema-tema khusus program live ini, ditargetkan sesuai dengan unsur pentahelix yang mendasari program-program utama Seger. Diantaranya, Sosial Kemanusiaan, UMKM/Ekraf, Pariwisata serta Pemberdayaan Perempuan umumnya

Monday, July 19, 2021

Seger Betemue ke SMAN 1 Sekongkang Sumbawa Barat Berlangsung Sukses

Seger Betemue ke SMAN 1 Sekongkang Sumbawa Barat Berlangsung Sukses
Sekongkang, Sumbawa Barat. Program Seger Betemue ke SMAN 1 Sekongkang, Sumbawa Barat, berjalan lancar. Kegiatan literasi digital bertajuk, ‘Seger Betemue: Literasi Digital Millenials’, berlangsung bersamaan dengan pelaksanaan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah). Event berlangsung dua hari, di Gedung Serbaguna ‘Balong Rungan’, bangunan besar yang terletak persis di depan kompleks sekolah.

Kepala Sekolah SMAN 1 Sekongkang, Sugrawati S.Pd. menyebutkan, bahwa kegiatan literasi digital sudah sepantasnya diperkenalkan bagi para siswa kelas X. Alasan mendasar, mengapa kerjasama dengan komunitas Selong Blogger (Seger) terjalin, melalui salah satu program utama, yakni Seger Betemue.

Seger Betemue ' Literasi Digital Millenilas' ke SMAN 1 Sekongkang, Sumbawa Barat. Dokpri

“Jaman anak-anak kita sekarang telah jauh berubah. Mereka setiap hari telah berinteraksi dengan gadget dan internet. Jadi, kebutuhan literasi digital juga menjadi keharusan. Harapannya, agar mereka bisa mengoptimalkan aktivitas digital mereka dengan kreasi-kreasi positif,” sambutannya di rilis pre event kegiatan.

Kegiatan literasi digital ini berlangsung dua hari, Sabtu dan Ahad, 17 sampai 18 Juli 2021. 65 orang siswa yang sedang mengikuti rangkaian MPLS 2021, menjadi peserta utama serta didampingi pengurus OSIS, guru dan staf sekolah.

Tiga Modul Digital di Seger Betemue ke SMAN 1 Sekongkang


Rangkaian acara Seger Betemue, dibuka oleh Wakil Kurikulum SMAN 1 Sekongkang Sri Rohayah S.S.. Ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini dan berharap agar peserta serta pendamping dari OSIS, dapat mengambil manfaat positif dari setiap materi yang dibagikan. Berikutnya, Ketua Komite Sekolah, Sukardi S.E. juga menyampaikan pernyataan senada. Ia menambahkan, di tengah pandemi, pilihan beraktivitas digital dapat menjadi kegiatan positif bagi siswa. Apalagi jika sampai kembali menerapkan pembelajaran daring.

Peserta kegiatan menerapkan prokes ekstra ketat. Dokpri

Narsum GenPI Lombok Sumbawa, Subhan Azharullah. Dokpri

Narsum Kitapixel Lombok. Dokpri

Usai sambutan, tiga narsum secara berurutan menyampaikan modulnya masing-masing. Yang pertama, Founder Seger Muslifa Aseani, membagikan modul ‘Bangun Kebiasaan Bahasa Yang Baik dan Benar di Dunia Digital’. Selanjutnya, Divisi Humas GenPI Lombok Sumbawa Subhan Azharullah, menyampaikan modul ‘Kenal GenPI LS Lebih Dekat’. Ketiga, modul ‘Creative Digital with Instagram (17 IGTv/Reels Ideas) disampaikan Nurliya N.R., Digital Collaborator Kitapixel Lombok.

Penyampaian modul-modul langsung diikuti praktek. Di antaranya, membuat instagram story dengan hastag khusus, juga membuat konten foto serta video yang dilombakan dengan hadiah spontan dari para narsum. Kegiatan hari pertama, ditutup dengan ‘Sunset Hunt’ di pantai Baha Baha, Sekongkang. Dimana anak-anak merasakan langsung proses mencari konten untuk aktivitas digital mereka di sosial media.

Menunggu momen sunset di pantai Baha Baha Sekongkang. Dokpri


Tetap kenakan masker, meski aktivitas di luar ruangan. Dokpri

Senja di Pantai Baha Baha Sekongkang. Dokpri


Promosi Digital Proses Gula Aren Alami Desa Tongo


Di hari kedua, momen ‘Sunrise Hunt’ terhalang mendung dan gerimis sepanjang pagi. Namun, batalnya berburu sunrise, membuat rombongan kegiatan literasi digital bisa sampai lebih pagi di kebun nira pasangan Hasan dan Nurhasanah. Warga dusun Sejorong, Desa Tongo ini, merupakan perajin gula aren alami. Kebun nira dengan 400 pohon, membuat mereka intens memproduksi gula aren alami.

Siswa menyaksikan langsung proses menyadap nira. Dokpri

Proses menyadap nira, mengolah dan mencetak gula aren inilah yang diikuti peserta. Sebagian besar siswa, mengaku benar-benar baru pertama kali mengikuti proses ini. Satrio, Johan Saputra, Aditya S. Pratama, Wayan Srikarmi, Desak Putu Ayu Yasmin dan Baiq Sisilia Anesa Putri, sebagian dari siswa yang baru sekali ini melihat langsung proses membuat gula aren. Adji Nursali, satu perkecualian, karena ia memiliki seorang paman yang juga memiliki kebun nira dan ia sesekali membantu pamannya menyadap sampai membuat gula aren.

Kembali ke pasangan Hasan dan Nuhasanah, mereka melakukan sistem bagi hasil jika menyadap nira 100 pohon enau.

“Saya akan mengambil tiga gula dari 10 yang kami produksi. Jadi, kami tidak memberikan gaji. Biasanya, untuk 100 pohon enau, kami harus dibantu 2 tenanga. Terutama saat menyadap,” urai Hasan sembari melanjutkan setiap proses yang telah dilakukannya rutin di 10 tahun terakhir.

Hasan bersiap dengan dua bambu betung wadah penampung nira. Dokpri

Rumah panggung sederhana, lokasi produksi gula aren, berdampingan dengan kebun enau. Juga dekat dari beberapa spot pantai indah di Sekongkang. Salah satunya, pantai Cemara. Lokasi dimana akhirnya rombongan peserta event sarapan bersama. Sekitar tengah hari, rangkaian kegiatan event ditutup dengan berfoto bersama di pantai Cemara, juga pengumuman peserta terbaik dari MPLS SMAN 1 Sekongkang.

Event Seger Betemue Literasi Digital Millenials, didukung penuh PT Amman Mineral, dengan partner digital GenPI Lombok Sumbawa dan Koperasi Jasa Syariah pertama di NTB, Kitapixel Digital Mandiri Coop (MA-Seger).